Bagaimana Air Minum yang Baik Dikonsumsi? Ini Pendapat Ahli Gizi

0
443

Manusia membutuhkan air sebagai pelepas dahaga, membantu proses pencernaan, dan masih banyak lagi fungsi air untuk kesehatan tubuh. Air memang berperan sebagai elemen utama dalam hampir setiap fungsi yang ada pada tubuh manusia.

Sudah umum kita tahu bahwa sekitar 90 persen tubuh manusia terdiri dari air. Jadi manusia perlu mengkonsumsi air secukupnya. Karena kekurangan asupan air menyebabkan fungsi tubuh tidak optimal yang bahkan bisa berujung kematian. Namun perlu diperhatikan kandungan dalam air yang sebaiknya dikonsumsi tubuh. Seperti apa itu?

Menurut seorang ahli gizi, Leona Victoria Djajadi MND, semua cairan yang tidak berkalori dan termasuk dalam clearfluid, baik untuk diminum. Contoh clearfluid misalnya air putih, teh tawar, teh herbal, infusedwater. Semua ini dikategorikan sama ditinjau dari sisi nutrisi.

Victoria melanjutkan, pada air alkali yang bersifat sangat asam (level pH-nya tinggi) ini akan menjadi stabil sifatnya ketika masuk ke dalam lambung.

Karena ketika masuk lambung cairan tadi kena asam lambung. Jadi dalam hal air alkaline, basa, oxidises, ozone, tidak ada efek apa-apa.

Selain itu Victoria pun mengingatkan bahwa untuk air yang diperoleh dari keran perlu dimasak terlebih dahulu sampai di titik didih tertinggi air yakni 100 derajat celsius untuk mematikan kuman.

Victoria berpesan. “Konsumsi air putih sekitar 2 liter (8 gelas) sehari sudah cukup.”

Simak produk Qnet Indonesia di bidang kesehatan yang membantu untuk menghasilkan air minum berkualitas, yaitu HomePure Nova.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here