Jurus Jitu Dalam Memulai Bisnis

0
32

Sekarang ini walaupun teknologi sudah semakin berkembang, tetap saja lapangan pekerjaan sangat sulit untuk didapatkan. Apalagi untuk orang – orang yang baru untuk memulai pekerjaan. Tidak adanya pengalaman bekerja menjadi salah satu alasan kenapa susahnya diterima di suatu perusahaan.

Entah kenapa perusahaan sekarang hanya melihat dari pengalaman seseorang bekerja dibanding skill yang mereka punya. Tidak sedikit orang yang tidak mempunyai pengalaman bekerja namun punya skill diatas rata – rata. Mereka mendapatkan skill tersebut bahkan diatas dari pada orang yang bekerja. Alasan itulah kenapa sekarang jumlah pengangguran sangat banyak di Indonesia ini.

Dari alasan – alasan tersebut, tidak jarang pula orang lebih merintis usaha sendiri. Walaupun hanya bisnis kecil, mereka bisa menghidupi kebutuhan sehari – harinya. Memulai dalam berbisnis memang tidak semudah yang kita bayangkan. Tidak hanya saja modal yang harus dipikirkan, tetapi ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Persiapan tidak matang yang membuat bisnis cepat hancur dan gulung tikar.

Langkah Memulai Bisnis

Sebenarnya modal bukan hal utama yang harus dipikirkan, masih banyak persiapan yang harus diupayakan. Apa saja itu? Dibawah ini ada beberapa langkah sebelum memulai usaha:

  1. Mental

Mempunyai mental sekuat baja harus dipunyai oleh seorang pebisnis, sebab dunia bisnis tidak sama dengan dunia karyawan pada umumnya. Selain itu, mempunyai sikap pantang menyerah menjadi kunci utama keberhasilan dalam merintis usaha.

Apabila sebelumnya anda adalah seorang karyawan, tinggalkan semua sifat – sifatnya, sebab cara kerja seorang karyawan dan wiraswasta sangatlah berbeda. Karyawan bekerja sebulan baru mendapatkan gaji, beda seorang wiraswasta, sehari bekerja langsung mendapatkan hasil. Apalagi anda adalah seorang bos dalam bisnis anda sendiri.

Karena itulah, seorang pebisnis harus memiliki jiwa pantang menyerah dalam bekerja untuk mencari cara agar dapat memberikan gaji yang lebih layak untuk diri sendiri. Tidak ada mekanisme jadwal yang menentu, selagi bekerja dengan ekstra pastinya hasil yang didapat akan lebih besar.

  1. Jenis usaha

Setelah mempunyai mental seorang pebisnis, barulah memikirkan jenis usaha apa yang akan diambil. Memikirkan ini perlu secara matang, jenis yang akan diambil menentukan nasib kedepannya.

Pilih jenis usaha yang memiliki prospek baik kedepannya tidak hanya di satu musim saja. Banyak pebisnis baru memilih jenis usaha yang sedang musim saja. Bila musim tersebut telah habis, maka bisnisnya pun akan padam.

Selain itu, pilih jenis usaha sesuai dengan skill dan kemampuan yang dimiliki. Memiliki bisnis yang sesuai dengan hobi dan bakat pastinya akan dilakukan sepenuh hati. Memilih bisnis yang diri sendiri saja tidak mampu untuk mengatasinya, percayalah itu akan berhenti ditengah jalan dan tidak berkembang karena bisnis tersebut tidak sesuai yang diharapkan.

Baca Selengkapnya Tentang Bisnis Disini

  1. Survey

Jenis usaha sudah diputuskan lalu lakukan riset lapangan. Hal ini sangat penting dilakukan untuk melihat dan menimbang berapa peluang usaha yang akan dibangun. Apakah akan berkembang dengan pesat apabila membuka sebuah bisnis tersebut? Banyak keuntungan dalam melakuakn survei tersebut.

Point yang harus ditulis dalam survei adalah lokasi yang sesuai dengan jenis usaha, peminat daya minat konsumen dan tingkat persaingan bisnis di daerah tersebut. Point tersebut tidak boleh dihilangkan ketika melakukan survei lapangan.  Dari penilaian tersebut terlihat apakah bisnis yang akan anda geluti memiliki tingkat keberhasilan yang besar atau malah sebaliknya.

  1. Strategi yang baik

Tanpa adanya strategi yang matang, semua akan percuma saja. Adanya strategi dibutuhkan untuk meminimalisir terjadinya kegagalan. Strategi dibuat untuk plan apabila bisnis terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Strategi termasuk dengan perencaan dalam berbisnis seperti visi misi, tujuan, kebijakan, prosedur dan aturan dalam bisnis tersebut. Itu semua ada agar bisnis berjalan sesuai dengan jalannya tidak melenceng kemanapun. Sehingga apa yang diharapkan akan berjalan dengan semestinya.

  1. Modal

Terakhir adalah modal yang harus dikeluarkan. Dalam tahap awal membuka bisnis, mengeluarkan modal memang menjadi point pertama yang harus dipikirkan. Sebenarnya itu bisa dilakukan bila semua langkah diatas sudah dibuat. Dari jenis usaha apa, lokasi bisnis dimana, dan pangsa pasar yang bagaimana sudah terlihat berapa jumlah modal yang harus dikeluarkan. Maka dari itu, untuk meminimalisir pengeluaran yang membengkak, perlu perencanaan yang matang.

Permasalahannya adalah modal yang tidak sedikit itu akan menyusahkan untuk pelaku yang baru ingin memulai suatu bisnis. Banyak cara sebenarnya untuk mendapatkan modal. Mencari investor atau pinjaman bank salah satunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here